Dalam suatu cerita sejarah disebutkan tantangan serius bagi para misonaris ketika
melancarkan aksinya di Indonesia adalah Muhammadiyah, karena
Muhammadiyah sedari awal konsisten untuk melakukan upaya perlawanan
terhadap kristenisasi maupun upaya dakwah untuk menyentuh kalangan
masyarakat yang belum tersentuh dakwah Islam.
Sejarah
perlawanan tersebut tetap dilanjutkan hingga hari ini seperti yang
dilakukan Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gunung Kidul
Yogyakarta, mereka memilih jalan sunyi jauh dari hingar bingar dakwah
yang dikemas di media social maupun media massa, dengan semangat
menyebarkan dakwah Amar Ma'ruf Nahi Munkar.
Dengan menyusuri
masjid dan Mushola yang ada di daerah pelosok Gunung Kidul , para
Mubaligh dari Majelis Tabligh PDM Gunung Kidul rutin secara bergantian
memberikan tausyiah dan pencerahan bagi masyarakat sekitar.
Untuk periode Februari Pengajian dan silaturahmi Majlis Tabligh
PDM Gunungkidul dilaksanakan tanggal 28
Februari 2014. Rombongan Majelis Tabligh yang terdiri dari ustazd Drs
Ngadimin, ustazd Sandi Rahman SAg, ustazd H Purbadi SPd, ustazd Wahyu
Dwi Nugroho, ustadz Wadiyo, dan Immawan Arif berangkat dari SMK Muhammadiyah 1
Playen ba’da Sholat Magrib.
Rombongan Majelis
Tabligh PDM Gunungkidul membagi tugas agar dalam satu waktu bisa
memberikan tausyiah ke beberapa tempat yaitu Ustazd Wahyu DwiNugroho
S.Pd.I di Masjid komplek Balai Desa
Planjan, kemudian Ustadz Drs Ngadimin dan Ustazd Sandi Rahman SAg di
masjid
Al-Barokhah Sumber, selanjutnya Ustazd Drs H Purbadi dan Immawan Arif
bersilaturahmi di Dusun Blimbing sedangkan Ustazd Wadiyo berada di
masjid Al-Baniyah
Ngalang-Alang sari.
Pengajian dan
Silaturahmi yang diselenggarakan Majelis Tabligh PDM Gunung Kidul pada
bulan ini juga mengandung makna penting karena Alhamdulillah tausyiah
dan pendampingan yang selama ini dilakukan oleh ustadz - ustadz dari
Muhammadiyah serta hidayah dari Allah maka 6 orang warga Dusun Sumber
Planjan memutuskan untuk memeluk agama Islam.
Bertempat Di
masjid Al-Barokah Dusun Sumber Planjan pada
malam tersebut selain pengajian rutin juga dilaksanakan pensyahadatan 6
orang yang dipandu oleh ustazd Drs Ngadimin dan diskasikan Kepala KUA
Kecamatan
Saptosari Ustazd Nutyanto Ruaidi SAg MA. Setelah prosesi pensyahadatan
dilaksanakan pengajian yang disampaikan oleh Ustazd Sandi Rahman SAg
yang diikuti seratusan jama’ah dan sekitar dua puluh anggota KOKAM
Gunung Kidul dalam rangka menghidupkan kegiatan dakwah dan pengajian di
masjid
Al-Barokhah Dusun Sumber, Desa Planjan, Kecamatan Saptosari Gunungkidul.
Pengajian
tersebut dilanjutkan pembagian bingkisan kepada 6 orang warga yang telah
masuk Islam dari para Donatur
dan KOKAM Gunungkidul. Warga masyarakat setempat sangat mengapresiasi
kegiatan dakwah yang dilaksanakan Majelis Tabligh PDM Gunung Kidul dan
berharap kegiatan ini tetap terus dilaksanakan di lingkungan mereka.
( sumber : http://pdmgunungkidul.org/ )

