Mengenai Saya

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.
[5] [recent] [slider-top-big] [Slider Top]
[15] [true] [slider-top] [Slider Top]
You are here: Home / Dosen UGM Ingin Jadi Inspirasi Wanita untuk Berprestasi

Dosen UGM Ingin Jadi Inspirasi Wanita untuk Berprestasi

| Tidak ada komentar
Ilustrasi. (Foto: Times Union)JAKARTA - 
Civitas academica Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta kembali mencatatkan prestasi di kancah internasional. Kali ini giliran kemampuan dosen Fakultas Farmasi UGM Ritmaleni yang mendapat pengakuan dari sebuah lembaga internasional, Elsevier Foundation.

Leni -begitu panggilan akrabnya- berhasil meraih penghargaan dari Elsevier Foundation dalam kategori Early Career Women Scientist in the Developing Word 2014. Dia terpilih menerima penghargaan untuk karya-karyanya dalam memanfaatkan kimia sintetik organik untuk pengembangan obat-obatan tropis.

Predikat tersebut diberikan berdasarkan penilai juri terhadap perolehan penghargaan yang telah diraih Leni selama ini. Selain itu, publikasi ilmiah yang telah diterbitkan dalam jurnal nasional maupun internasional juga menjadi penilaian.

"Yang dinilai adalah keseluruhan jejak rekam atas apa yang sudah dilakukan selama ini," ujar Leni, seperti dinukil dari laman UGM, Senin (3/3/2014).

Leni mengaku bangga dan senang atas penghargaan yang diberikan. Pasalnya penghargaan untuk riset-riset berbasis ilmu pengetahuan dasar masih sangat kurang di negara berkembang termasuk Indonesia.

"Tawaran dana penelitian untuk ilmu-ilmu dasar masih sangat kurang. Kebanyakan untuk yang bersifat aplikatif dan langsung menghasilkan produk. Ditambah lagi akses untuk mendapat fasilitas penelitian yang baik masih sulit sehingga penelitian-penelitian terkait ilmu dasar kurang diminati dan kurang berkembang," papar lulusan School of Chemistry The University of Bristol, United Kingdom itu.

Atas prestasi itu, Leni berharap dapat menginspirasi para wanita muda Indonesia untuk berprestasi dan mencintai ilmu pengetahuan. "Wanita membutuhkan sains, sains membutuhkan wanita, dan keduanya butuh untuk saling bekerjasama," tegas Leni.

Setiap tahunnya Elsevier Foundation memberikan penghargaan bagi peneliti wanita. Tahun ini, penghargaan diberikan untuk peneliti wanita di bidang kimia yang berada di negara berkembang.

Selain Leni, penghargaan juga diserahkan kepada empat peneliti muda lainnya yang juga berasal dari negara berkembang. Mereka berasal dari Jamaika, Nigeria, Uzbekistan, dan Yaman. Penghargaan disampaikan dalam American Association for the Advancenment of Science (AAAS) Anual Meeting di Chicago, Amerika Serikat, Februari silam. (ade)