Mengenai Saya

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.
[5] [recent] [slider-top-big] [Slider Top]
[15] [true] [slider-top] [Slider Top]
You are here: Home / Surabaya meraih penghargaan kota masa depan di London

Surabaya meraih penghargaan kota masa depan di London

| Tidak ada komentar




Surabaya mendapatkan perhatian khusus dalam hal manajemen kota
Walikota Surabaya Tri Rismaharani mewakili kota Surabaya menerima Socrates Award dengan titel Innovative City of the Future di London, Rabu (16/4).

Bertempat di Institute of Director di London, walikota Surabaya Klik Tri Rismaharani menerima piala pada malam penganugerahan Socrates Award. Bersama dengannya, walikota-walikota dari segala penjuru dunia hadir pula untuk menerima penghargaan “Innovative City of the Future”.

Socrates Award merupakan bagian dari acara bergengsi London Summit of Leaders, yang berlangsung dari 15-17 April 2014, seperti dilaporkan Teguh Wicaksono kepada BBC Indonesia.

“Ini keberhasilan dari partisipasi warga Surabaya, meskipun kondisi keuangan kami sangat minim, tetapi masyarakat bisa membuat kota ini menjadi nyaman,” jelas Rismaharani.

Di bawah kepemimpinan Tri Rismaharani - akrab dipanggil Bu Risma, Surabaya mencuri perhatian dunia internasional. Selain Risma dianugerahi sebagai walikota terbaik sedunia pada Februari 2014, Surabaya mendapatkan penghargaan Future Government Awards tingkat Asia Pasifik dan penghargaan The 2013 Asian Townscape Awards pada tahun 2013.
Manajemen kota

Dalam penghargaan ini, Surabaya mendapatkan perhatian khusus dalam hal manajemen kota. Namun begitu, Risma mengatakan perjuangan kota Surabaya masih panjang.

“Yang masih dibenahi di kota Surabaya adalah sumber daya manusia, tidak mungkin sebagus apapun saya membangun kota, bila tidak diikuti sumber daya manusia bagus maka mereka akan jadi penonton di kota sendiri,” katanya.

“Warga Surabaya merasa bahwa kota ini menjadi rumah mereka. Warga bisa tinggal dengan nyaman kemudian bisa mencari pekerjaan dengan nyaman. Mereka merupakan keluarga besar di kota Surabaya,” Sambung Risma.

Menurut Risma, persaingan di masa depan bukan hanya tentang kondisi fisik kota, tetapi juga persaingan warga yang tinggal di dalamnya. “Saya tidak hanya mendorong, tapi juga menarik agar target-target masa depan tercapai,” jelasnya.