Mengenai Saya

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.
[5] [recent] [slider-top-big] [Slider Top]
[15] [true] [slider-top] [Slider Top]
You are here: Home / Hari bermuhammadiyah

Hari bermuhammadiyah

| Tidak ada komentar
Solo - BeritaMu. Puluhan ribu warga Muhammadiyah dari berbagai daerah memenuhi Stadion Manahan Solo dalam rangka Tabligh Akbar Hari bermuhammadiyah.  Suasana semakin meriah diiringi korp drumband Kokam. Acara yang bertepatan dengan hari libur nasional ini dihadiri dari berbagai unsur Muhammadiyah, mulai dari siwa, mahasiswa, perwakilan ranting Muhammadiyah, hingga gubernur dan ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Begitu antusiasnya yang hadir hingga jarak parkir bus-bus dari luar kota hanya bisa diparkir paling dekat 500 meter dari lokasi acara. Rombongan Muktamar IMM dari Jogja juga turut memeriahkan acara ini. Pengamanan diserahkan sepenuhnya ke korp KOKAM dibantu dari Tapak Suci. Aparat hanya mengawasi karena pecerta cukup tertib. Kami dari ranting banjarnegara, usar pak Junaidi, salah satu peserta yang hadir. kami hadir tiga mobil.  IMM yang menjadi peserta muktamar yang  berjumlah ribuan orang turut memeriahkan acara yang berlangsung dicuaca cukup panas. IMM bertekad menjadi akademisi yang berakhlak mulia dan negara Indonesia yang berdaulat. disela-sela riuhnya peserta, IMM Bertekad sebagai gerakan mahasiswa telah menentukan sikap netral tidak mendukung capres tertentu. Alhamdulillah hari ini kita bertemu diacara yang luar biasa dan peran muhammadiyah pasti telah berperan jauh sebelum Indonesia, ujar Pak Ganjar, Gubernur Jawa Tengah. selanjutnya juga gubernur mohon dukungan warga Muhammadiyah untuk menciptakan pemerintahan yang bersih. Gubernur nitip ke warga Muhammadiyah untuk turut mengawasi Pemerintah. Pak ganjar yang baru berkuasa selama sembilan bulan tersebut juga secara khusus menitipkan ke Aisyiyah untuk turut mengawal program pemerintah dubidang kesehatan ibu dan anak. PakGanjar juga menitipkan ke korps IMM untuk memilih pimpinan secara musyawarah mufakat, jangan sampai voting. jangan lupakan sejarah, ujarnya.